Pengaruh Perbedaan Ukuran Mata Jaring Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Bulu Ayam (Thryssa Setirostris) Pada Perikanan Jaring Insang Pertengahan Di Perairan Kenjeran, Jawa Timur
DOI:
https://doi.org/10.65094/fsm9bj93Keywords:
ukuran jaring, jaring insang, perairan tengah, Thryssa setirostris, tangkapan ikan, KenjeranAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran jaring insang mid-water yang berbeda terhadap tangkapan sarden pinggiran (Thryssa setirostris) di perairan Kenjeran, Jawa Timur. Studi ini dilakukan pada Juni–Juli 2024 menggunakan dua ukuran jala, 1,5 inci dan 2 inci, dengan masing-masing dioperasikan selama 16 perjalanan memancing. Data dianalisis menggunakan uji-t sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaring jaring 1,5 inci menghasilkan total 9.992 ikan (rata-rata 625/perjalanan), sedangkan jaring 2 inci hanya menangkap 752 ikan (rata- rata 47/perjalanan). Uji-t mengungkapkan tcount (8,29) > ttable (2,131) pada tingkat signifikansi 5%, menunjukkan perbedaan yang signifikan. Praktis, ukuran mesh 1,5 inci lebih efektif dalam meningkatkan produktivitas tangkapan tetapi cenderung menangkap ikan remaja. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah pengelolaan dan regulasi untuk menyeimbangkan kepentingan ekonomi nelayan dengan perikanan berkelanjutan.




